Tuesday, August 14, 2012

Just Filosofi !

Suka berdiam seperti patung tidak banyak tingkah, berbeda dengan yang lain yang suka memamerkan dirinya. Sang pendiam duduk di sebatang dahan. Dalam diam bijaknya, sorot matanya semakin banyak ia menatap dan melihat sesuatu, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, maka semakin banyak ia mendengar. Semakin banyak ia mendengar, maka dia baru bergerak setelah memahaminy. Selain itu iadikenal setia dan hanya mempunya satu pasangan dalam hidup nya sebuah lambang kesetiaan pada kekasihnya.

No comments:

Post a Comment